Minggu, 17 November 2013

DIA

PUISI


DIA
Mungkin dia belum mengerti
Atau mungkinkah dia kan kembali
Satu keinginan yang tak di mengerti
Walau seribu bahasa ku berkata
            Dia yang datang dan pergi
            Dia yang pergi dan kembali
            Dia yang meraja hati yang putih
            Dan mungkin dia kan kembali penuh kasih
Di sudut ruang ku bertahan
Di hening malam ku fikirkan
Yang tenggelam dalam angan
Hanya bayangan dan bisikan darimu

Minggu, 03 November 2013

PUISI



Kalau Saja Bangsaku Memberontak Atas Penindas

Mati di jalan kebebasan
Adalah lebih mulia
Ketimbang hidup
Dibawah naungan penindasan

          Hidup tanpa pemberontakan
          Ibarat musim-musim yang tak pernah bersemi
          Dan pemberontakan tanpa kebenaran
          Seperti musim semi di padang pasir

Hidup tanpa kebebasan
Ibarat tubuh tanpa roh
Dan kebebasan tanpa pikiran
Ibarat roh yang terkutuk

          Menantang tantangan lebih terhormat
          Daripada mundur dengan alasan keselamatan

Animasi Perilaku Konsumen

 LINK ANIMASI PPT PERILAKU KONSUMEN MENURUT PARA AHLI :

https://www.mediafire.com/view/7z24j7effb1wvhp/TUGAS_SOFTSKILL_ANIMASI_ATRI.pptx

Minggu, 27 Oktober 2013

Indahnya Alam Negeri Ini


PUISI :
Indahnya Alam Negeri Ini

Kicauan burung-burung terdengar merdu
Menandakan adanya hari yang baru
Indahnya alam ini membuatku terpaku
Seperti dunia hanya untuk diriku
            Ku pejamkan mata sejenak
            Ku rentangkan tangan sejenak
            Sejuk, tenang, senang kurasakan
            Membuatku seperti melayang kegirangan
Wahai pencipta alam
Kekaguman ku sulit untuk ku pendam
Dari siang hingga malam
Pesonanya tak pernah padam
            Desiran angin yang berirama di pegunungan
            Tumbuhan pun menari-nari di pegunungan
            Begitu indah rasanya
            Bak indahnya taman di surga
Keindahan alam terasa sempurna
Membuat semua orang terpana
Membuat semua orang terkesima
Tetapi kita harus menjaganya
Agar keindahannya takkan pernah sirna

KEBOHONGAN DIRI

LAGU :

Intro : C D Bm E Am D

G
Saat pertama ku jumpa dirimu
Em
ku merasakan sesuatu di hatiku
Am                                                        D
entah apa ini mungkin ku tlah jatuh hati kepadamu

 G
dan waktupun kini terus berputar
Em
kumulai berani tuk mengungkapkan
Am                                                       D
perasaan ini yang ku pendam slama ini kepadamu

C                      Cm                              G
mengapa dirimu berikan harapan kepadaku
E                                      Am            D
saat ku tau kau tlah punya kekasih hancur hatiku

Reff :
           C                           D                          Bm
bila memang kau tlah miliki kekasih bilang padaku
E                                     Am
jangan kau bohongi perasaanmu
D                                    G
hanya ingin buatku tersenyum

C                    D                     Bm
ku kan pergi dari kehidupan dirimu
 E                                         Am
karna ku tak sanggup ada di hatimu
D                            C                    D         G
ku ingin kau untuk melupakan aku selamanya 

Jatuh Cinta Pada Pandangan Pertama


CERPEN :

Jatuh Cinta Pada Pandangan Pertama

Siang hari, ketika itu aku sedang duduk termenung di depan rumah tetanggaku. Aku melihat seorang gadis lewat di hadapanku memakai baju seragam sekolah. Malamnya seorang gadis menginviteku di bbm, rupanya gadis itu. Aku menyapa dia lebih awal, aku bertanya-tanya tentangnya lewat bbm. Semakin lama semakinku mengenalinya dan ternyata dia temen kecilnya adeku. Sejenak teringat gadis itu akan masa kecilnya dulu sambil tersenyum-senyum sendiri seperti orang gila. Setiap dia lewat aku selalu menggodainya hingga dia tersipu malu dan selalu menundukkan kepalanya. Hingga saat aku bertemu dengannya lagi, dia sedang berjalan bersama ibunya dan aku memanggilnya namun dia bersembunyi dibalik tubuh ibunya. Sungguh anak yang pemalu tidak berani menatap mataku. Sampai akhirnya aku dekat dengannya lagi ketika dia sudah beranjak dewasa.
Awal pendekatan kita, aku menjemputnya pulang sekolah. Setelah beberapa hari kemudian kita menonton sebuah film di bioskop. Awalnya gadis itu terlihat biasa-biasa saja, namun saat aku perhatikan lebih dalam lama kelamaan gadis itu cantik juga. Dia gadis yang cantik, baik hati, tidak sombong, periang, dan hampir sempurna dimataku. Perasaan tertarik pada dirinya sudah mulai ada di hatiku sekarang. Sejak saat itu aku jadi lebih sering pulang ke rumah orangtuaku yang berdekatan rumahnya dengan gadis itu. Setiap sore aku sengaja nongkrong di depan rumah temanku karena lebih dekat dengan rumah gadis itu agar bisa melihat wajahnya dan menjumpainya.
Tiba saatnya bulan ramadhan, kesempatanku bertemu dengannya lebih sering. Aku jadi lebih rajin tarawih agar bisa melihatnya, namun sangat di sayangkan ketika dia sedang berhalangan aku jadi tidak bisa melihatnya lagi selesai sholat. Selama bulan ramadhan aku selalu berusaha untuk membangunkannya sahur dengan cara ku telepon agar dia bangun. Selesai sahur aku pun pergi ke masjid untuk menunaikan ibadah sholat subuh, dan akhirnya aku bertemu di jalan saat menuju ke masjid. Usai sholat subuh aku pun duduk di depan masjid menunggunya pulang, ku pandangi dia tapi dia mengacuhkan aku. Mengetahui dia masih single, tak perlu menunggu waktu yang lebih lama lagi aku akan memintanya untuk menjadi lebih dari sekedar teman. Dan aku pun menunggu waktu yang tepat untuk menyatakan perasaanku ini kepadanya. Tiba waktunya, beberapa hari kemudian aku memberanikan diri untuk menyatakan perasaanku. Aku memintanya untuk menjadi pacarku dan akhirnya dia menerimanya. Tanyata dia juga suka kepadaku. Tidak lama dri hari jadian kita malam takbiran pun tiba. Aku mengajaknya jalan-jalan sebentar.
 Esok paginya, aku melihat ketika dia sedang bersalam-salaman. Aku ingin menghampirinya namun aku malu. Dia terlihat sangat cantik sekali dengan mengenakan baju berwarna hijau. Aura kecantikannya sangat terlihat jelas di mataku dan membuat aku semakin jatuh hati kepadanya. libur panjang mendekati masuk sekolah malam itu malem minggu, aku mengajaknya jalan untuk makan di luar. Aku pun menjemputnya di rumah, bertemu langsung dengan ibunya aku pun merasa panik.  Aku pun bersalaman dengan ibunya dengan rasa sedikit percaya diri namun ibunya berkata kepadaku agar tidak sering-sering mengajak anaknya bermain keluar rumah dan aku pun menurutinya. Tak perlu susah untuk menemuinya jarak rumah kami sangat berdekatan. 
Keesokan harinya, kami janjian untuk lari pagi berdua. Biasanya minggu pagi aku masih tertidur pulas di kamar. Saat itu aku belum tidur sama sekali rasa ngantuk awalnya di rasakan olehku, lalu dia mengajakku berbicara menjadikanku tidak merasakan ngantuk lagi. Sejak saat itu setiap minggu pagi kami pun mempunyai jadwal lari pagi.
Seiring berjalannya waktu, sekarang hampir semua orang di lingkungan rumahku tahu kalo kita mempunyai hubungan lebih dari sekedar teman. Orang tuaku tahu, begitupun dengannya. Dan kami pun akhirnya menjalin hubungan ini dengan bahagia walaupun banyak pengganggu hubungan kami namun tak kami hiraukan. Buat kami kejujuran dan kepercayaanlah yang menjadikan kami tidak goyah akan hal yang ingin memisahkan kami. Tak peduli orang mau berkata apa. Tuhan… jangan pisahkan aku dengannya. Aku sangat menyayangi dan mecintainya. Aku ingin setiap saat bersamanya hingga akhir hayat nanti. Tolong jagalah perasaan ini, Tuhan…